Ahmad Firly: Menginginkan Seorang Jurnalis Yang Profesional, Independen, Jujur dan Tidak Menjadi Jurnalis Abal Abal

Metro MediaJAYAPOST.com.-Sebagai insan pers, kita dituntut tetap kritis, tegas, dan berdiri di garis yang benar. Hanya dengan cara itu, jurnalis bisa benar-benar menjadi corong publik, bukan corong kepentingan.rabu.11.2.2026.

Ahmad Firly mengatakan ” Jangan biarkan kepercayaan masyarakat runtuh hanya karena uang, saudara-saudaraku. Kepercayaan itu tidak lahir dalam semalam. Ia tumbuh dari kerja panjang, dari keringat, dari keberanian menulis yang benar meski harus berdiri sendirian.”

” Namun, semua itu bisa hancur hanya karena satu amplop, satu transaksi, satu kompromi kecil yang dianggap sepele. Jurnalisme adalah marwah. Ia bukan alat tawar-menawar, bukan ruang negosiasi kepentingan. Sekali integritas ditukar dengan rupiah, sejak saat itu pena tidak lagi merdeka, suara tidak lagi murni, dan berita tak lagi berpihak pada kebenaran.”

” Saudara-saudaraku, uang memang menggoda. Tapi harga diri jauh lebih mahal. Jabatan bisa hilang, relasi bisa berubah, tetapi ketika integritas jatuh, ia tidak mudah ditegakkan kembali.”

” Mari kita jaga profesi ini. Jauhkan dari transaksi, luruskan dari kepentingan. Karena yang kita bawa bukan hanya nama pribadi, melainkan wajah jurnalisme itu sendiri.”

” Pers adalah kontrol sosial. Namun kontrol sosial yang ikut bertransaksi dengan kebatilan, pada akhirnya hanya akan menjadi bagian dari masalah. Salam satu pena “, ucap Firly .